
Sejak akhir 1990-an, banyak penggemar mulai mengenal dan menyukai waralaba Digimon. Sejak saat itu, berbagai game Digimon terus menemani para penggemarnya. Setiap judul membawa konsep dan gaya bermain yang berbeda.
Sebagian game mengajak pemain merawat dan membesarkan Digimon. Game lain mengajak pemain mengikuti pertarungan RPG taktis. Ada juga game yang mengutamakan cerita melalui format visual novel.
Ragam konsep tersebut memberi pemain banyak cara untuk menikmati dunia Digimon.
Lantas, game Digimon mana yang menarik untuk kamu coba? Berikut enam judul dengan konsep dan gaya bermain berbeda.
Digimon Survive: Perpaduan Visual Novel dan RPG Taktis

Digimon Survive memadukan visual novel dengan RPG taktis. Ceritanya juga membawa nuansa serius.
Pemain mengikuti kisah Takuma Momozuka dan beberapa remaja lainnya. Mereka pergi ke sebuah lokasi untuk mengikuti kegiatan kemah sejarah.
Sebuah kejadian membawa mereka ke dunia lain. Di sana, Takuma dan teman-temannya bertemu partner Digimon.
Mereka menghadapi berbagai masalah selama berada di dunia tersebut. Mereka juga mengambil banyak keputusan sepanjang perjalanan.
Setiap keputusan dapat mengubah jalan cerita. Karena itu, pemain perlu mempertimbangkan setiap pilihan sebelum bertindak.
Cerita Digimon Survive mengangkat konflik emosional dan hubungan antarkarakter. Cerita tersebut juga memperlihatkan dampak dari keputusan pemain.
Sistem RPG taktis memberi pemain berbagai pilihan saat bertarung. Mereka memilih Digimon, menentukan posisi, lalu menyusun strategi untuk menghadapi musuh.
Digimon World: Next Order – Menghidupkan Kembali Esensi Klasik

Digimon World: Next Order menghidupkan kembali konsep klasik seri Digimon World. Game ini juga membawa sejumlah perubahan pada sistem permainan.
Dalam petualangan, pemain merawat dua Digimon sekaligus. Setiap hari, mereka melatih kedua Digimon tersebut.
Pemain memberi makanan, mengatur waktu istirahat, dan memenuhi kebutuhan kedua Digimon. Mereka juga memantau kesehatan serta kemampuan Digimon sepanjang permainan.
Selain itu, pemain menentukan arah evolusi masing-masing Digimon. Mereka perlu mempelajari syarat evolusi sebelum memilih bentuk berikutnya.
Digimon tetap menghadapi risiko kematian dalam game ini. Namun, sistem permainan Next Order membuat proses tersebut terasa lebih ramah daripada seri Digimon World pertama.
Permainan ini membutuhkan kesabaran dari awal hingga akhir. Pemain perlu memahami statistik, jadwal latihan, kebutuhan Digimon, dan syarat evolusi.
Next Order cocok untuk penggemar yang menyukai proses merawat Digimon. Mereka mengikuti perkembangan Digimon mulai dari tahap awal hingga mencapai evolusi berikutnya.
Digimon Story: Cyber Sleuth – Fondasi Era Modern

Digimon Story: Cyber Sleuth membawa cerita ke dunia digital dengan nuansa cyberpunk dan misteri.
Game ini memakai sistem pertarungan giliran. Pemain memilih Digimon, menyusun tim, lalu menentukan strategi saat bertarung.
Pemain mengikuti kisah Aiba, seorang detektif digital. Aiba menyelidiki kasus EDEN Syndrome.
Kasus tersebut berkaitan dengan dunia virtual EDEN. Seseorang bisa kehilangan kesadaran setelah memasuki dunia tersebut.
Masalah Aiba semakin besar ketika Eater menyerangnya. Eater kemudian mengubah Aiba menjadi makhluk digital.
Pemain memilih berbagai Digimon untuk membentuk tim dalam Cyber Sleuth. Mereka dapat menyusun tim sesuai strategi masing-masing.
Setiap Digimon memiliki tingkat kekuatan yang berbeda. Beberapa Digimon tampil lebih kuat saat bertarung daripada Digimon lainnya.
Dalam cerita utama, pemain memilih Digimon untuk menghadapi musuh dan melanjutkan petualangan. Mereka juga menyusun tim sesuai kebutuhan.
Selama permainan, pemain mengatur jalur evolusi setiap Digimon. Mereka kemudian meningkatkan kemampuan bertarung Digimon.
Digimon World: Dawn dan Dusk – Dua Versi dengan Pengalaman Berbeda

Bandai Namco merilis Digimon World: Dawn dan Digimon World: Dusk untuk Nintendo DS. Kedua game memakai cerita dan daftar Digimon yang berbeda.
Dawn menggunakan tipe Holy, Light, Dragon, Aquan, Aquatic, dan Bird.
Dusk menggunakan tipe Dark, Plant, Insect, Beast, dan Machine.
Kedua versi juga mempunyai Digimon eksklusif. Dawn menghadirkan Coronamon, sedangkan Dusk menghadirkan Lunamon.
Cerita kedua game mengikuti konflik antara Light Fang dan Night Crow. Kedua kelompok saling menuduh setelah muncul kasus sabotase.
Pemain mengikuti konflik tersebut sambil menjalani berbagai pertarungan. Game ini memakai sistem pertarungan giliran.
Petualangan juga memberi kesempatan untuk mengumpulkan berbagai Digimon. Dawn dan Dusk mempunyai pilihan Digimon yang berbeda.
Pemain memilih Dawn atau Dusk berdasarkan Digimon yang ingin mereka kumpulkan. Setiap versi memberi pengalaman berbeda selama petualangan.
Digimon Story: Cyber Sleuth – Hacker’s Memory
Hacker’s Memory meneruskan kisah Digimon Story: Cyber Sleuth. Game ini membawa cerita baru dan konflik yang lebih personal.
Pemain mengikuti Keisuke Amasawa, seorang remaja biasa. Seorang peretas mengambil alih akun EDEN miliknya.
Keisuke kemudian mencari orang yang meretas akunnya. Ia juga bergabung dengan kelompok hacker bernama Hudie.
Keisuke menghadapi berbagai masalah selama mencari pelaku. Ia juga bertemu dengan banyak karakter baru.
Hacker’s Memory mengangkat konflik tentang kehidupan digital. Ceritanya juga membahas hubungan antarkarakter dan masalah kepercayaan.
Game ini menambahkan 95 Digimon. Ceritanya juga memperluas kisah kelompok Zaxon dari game sebelumnya.
Keisuke mempunyai sifat pendiam. Namun, interaksinya dengan Yu, Erika, dan karakter lain memperlihatkan sisi kepribadiannya.
Digimon Story: Time Stranger – Petualangan Lintas Waktu
Digimon Story: Time Stranger bercerita tentang perjalanan waktu dan berbagai insiden misterius.
Pemain mengikuti seorang agen dari organisasi ADAMAS. Agen tersebut menyelidiki berbagai insiden misterius.
Dalam perjalanan, agen tersebut menyaksikan Shinjuku Inferno. Bencana itu melibatkan manusia dan Digimon dalam sebuah konflik besar.
Sebuah kejadian kemudian membawa agen tersebut delapan tahun ke masa lalu.
Ia mencari penyebab tragedi tersebut. Ia juga mencari cara untuk mencegah tragedi itu terjadi lagi.
Time Stranger memberi kesempatan kepada pemain lama dan pemain baru untuk menikmati game ini. Pemain tidak harus memahami seluruh cerita Digimon sebelum bermain.
Game ini memakai sistem pertarungan giliran. Pemain mengumpulkan Digimon selama petualangan.
Game ini juga memberi pilihan tingkat kesulitan tambahan. Pemain bisa memilih tingkat tersebut saat ingin menghadapi tantangan lebih besar.
Kesimpulan
Setiap game Digimon memiliki gaya permainan berbeda.
Digimon Survive memakai format visual novel dan sistem RPG taktis. Pemain mengikuti cerita sambil menyusun strategi dalam setiap pertarungan.
Next Order memberi pemain dua Digimon untuk dirawat. Mereka merawat, melatih, memberi makan, dan mengatur waktu istirahat kedua Digimon.
Cyber Sleuth membawa pemain menjelajahi dunia digital dengan nuansa cyberpunk. Pemain menyusun tim dan memilih strategi untuk menghadapi berbagai musuh.
Dawn dan Dusk hadir dalam dua versi. Setiap versi mempunyai pilihan Digimon berbeda.
Pemain memilih Dawn atau Dusk sesuai Digimon yang ingin mereka kumpulkan.
Hacker’s Memory meneruskan kisah Cyber Sleuth dengan karakter dan konflik baru.
Sementara itu, pemain mengikuti perjalanan lintas waktu bersama Digimon dalam Time Stranger.
Setiap game memberi pengalaman bermain yang berbeda. Kamu bisa memilih judul sesuai gaya permainan yang paling kamu sukai.


