
Oktober 2026 menandai momen bersejarah bagi para penggemar JRPG klasik. Suikoden II, game legendaris dari tahun 1998, akhirnya mendapatkan adaptasi anime berjudul Suikoden: The Animation.
Penayangan gratis melalui kanal YouTube Ani-One Indonesia mendapat sambutan hangat dari para penggemar. Kehadiran anime ini juga membuka peluang bagi pengembang untuk mengadaptasi lebih banyak JRPG klasik, terutama game-game yang pernah populer di konsol PlayStation 1 (PS1). Potensi game-game lawas tersebut pun masih sangat besar.
Dengan kualitas storytelling yang unik dan mendalam, banyak di antaranya layak mendapatkan kesempatan serupa untuk menyapa audiens yang lebih luas melalui medium anime. Berikut beberapa kandidat kuat yang patut dipertimbangkan untuk mengikuti jejak Suikoden II.
Xenogears Punya Cerita Kompleks yang Cocok Jadi Anime

Xenogears (1998) dari Square Enix menjadi salah satu JRPG klasik yang paling dinantikan penggemar untuk kembali hadir, baik dalam bentuk remaster maupun remake.
Namun, jika Square Enix belum berencana menghidupkan kembali game ini dalam format interaktif, adaptasi anime bisa menjadi alternatif yang menarik.
Game ini menawarkan narasi yang kompleks, karakter yang mendalam, serta musik yang tetap berkesan hingga sekarang. Ceritanya berpusat pada Fei Fong Wong, seorang pemuda yang terjerat dalam konflik ribuan tahun yang melibatkan senjata canggih bernama Gear.
Xenogears juga menyajikan kisah yang kelam, dewasa, dan penuh drama. Game ini memadukan fantasi tradisional dengan elemen fiksi ilmiah yang unik.
Jika mendapatkan adaptasi anime, alur ceritanya yang kaya berpotensi menghadirkan pengalaman yang menarik bagi penggemar anime dengan tema seperti Code Geass atau Neon Genesis Evangelion.
Chrono Trigger Menawarkan Petualangan Lintas Waktu

Tak bisa dipungkiri, Chrono Trigger (1995) merupakan salah satu JRPG terbaik sepanjang masa. Meskipun grafis pikselnya mungkin terasa kuno bagi sebagian pemain, gameplay revolusionernya tetap membuat game ini menjadi pengalaman yang spesial.
Kisah petualangan Chrono melintasi masa lalu dan masa depan untuk mengalahkan entitas jahat bernama Lavos memiliki potensi besar untuk diangkat menjadi anime. Dalam perjalanannya, Chrono juga bertemu dengan sekutu dari berbagai era yang memiliki latar belakang dan kisah masing-masing.
Daya tarik lainnya datang dari desain karakter ikonik karya mendiang Akira Toriyama. Gaya visual tersebut dapat memberikan identitas kuat jika Chrono Trigger mendapatkan adaptasi anime.
Cerita perjalanan waktu yang memadukan humor, aksi, serta momen emosional tentu akan menarik jika diwujudkan dalam format anime. Seri dengan beberapa musim dan pacing yang tidak terlalu terburu-buru juga bisa menjadi pilihan ideal untuk mengembangkan cerita epiknya.
Final Fantasy IX Jadi Kandidat Kuat untuk Adaptasi Anime

Seri Final Fantasy menjadi salah satu pilar utama genre JRPG klasik PS1. Dari berbagai judul yang tersedia, Final Fantasy IX (2000) menjadi salah satu kandidat kuat untuk mendapatkan adaptasi anime.
Game ini memiliki struktur cerita yang lengkap dan sangat cocok untuk format visual. Protagonis yang ceria, drama emosional, kisah romansa, serta dunia fantasi yang megah berpadu dalam satu petualangan yang menarik.
Cerita berawal dari Zidane Tribal, seorang pencuri yang terlibat dalam konflik antar kerajaan setelah tanpa sengaja membantu seorang putri. Dari kejadian tersebut, petualangan besar yang melibatkan berbagai karakter dan rahasia dunia pun dimulai.
Mengingat durasi gamenya yang cukup panjang, format anime musiman akan menjadi pilihan yang tepat. Adaptasi dengan beberapa bagian dapat memberikan ruang yang cukup untuk mengembangkan karakter dan mempertahankan detail penting dari cerita asli.
Jika Ufotable menggarap adaptasi ini, studio tersebut tentu dapat menghadirkan kualitas visual Final Fantasy IX yang memukau dan memanjakan mata para penggemar JRPG.
JRPG Klasik PS1 Masih Punya Potensi Besar
Ketiga game tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda. Xenogears menghadirkan drama fiksi ilmiah yang kompleks, Chrono Trigger menawarkan petualangan lintas waktu, sedangkan Final Fantasy IX membawa pemain ke dalam dunia fantasi yang penuh emosi.
Kesuksesan Suikoden: The Animation juga memberikan harapan baru bagi penggemar JRPG klasik. Adaptasi tersebut menunjukkan bahwa cerita dari game lawas masih memiliki peluang untuk menarik perhatian audiens modern.
Selain menghadirkan nostalgia bagi pemain lama, anime juga dapat memperkenalkan kisah-kisah legendaris tersebut kepada generasi baru. Karena itu, bukan tidak mungkin semakin banyak JRPG klasik yang mendapatkan kesempatan serupa di masa mendatang.
Mana JRPG Klasik yang Layak Diadaptasi Berikutnya?
Adaptasi anime bisa menjadi cara menarik untuk menghidupkan kembali berbagai JRPG klasik. Dengan storytelling yang kuat dan karakter yang ikonik, game-game tersebut masih memiliki potensi besar untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Xenogears, Chrono Trigger, dan Final Fantasy IX hanyalah beberapa kandidat yang memiliki daya tarik kuat. Jika salah satunya benar-benar mendapatkan adaptasi anime, tentu hal tersebut akan menjadi kabar besar bagi para penggemar JRPG.
Lalu, mana dari ketiga JRPG klasik tersebut yang paling Anda harapkan segera diadaptasi menjadi anime?


