Game Zelda Klasik Yang Dinanti Kehadirannya Di Nintendo Switch 2
Game Zelda Klasik Yang Dinanti Kehadirannya Di Nintendo Switch 2

Enam Game Zelda Klasik Yang Dinanti Kehadirannya Di Nintendo Switch 2

Diposting pada

<yoastmark class=

Nintendo Switch 2 membuka gerbang lebar bagi para penggemar untuk bernostalgia dengan game-game legendaris, terutama dari seri The Legend of Zelda. Meskipun beberapa judul Zelda sudah hadir di konsol ini, masih banyak game menarik yang belum tersedia untuk dimainkan.

Tantangan dalam memindahkan kontrol unik atau fitur spesifik dari konsol seperti Nintendo DS, 3DS, Wii U, dan GameCube menjadi alasan utama mengapa game-game tersebut masih “terkunci”. Artikel ini akan mengupas tuntas game Zelda mana saja yang masih dinantikan kehadirannya di Switch 2, dan potensi bagaimana mereka bisa diadaptasi.

1. The Legend of Zelda: Phantom Hourglass – Sang Penakluk Layar Sentuh

The Legend of Zelda: Phantom Hourglass
The Legend of Zelda: Phantom Hourglass

Salah satu rintangan terbesar untuk membawa The Legend of Zelda: Phantom Hourglass ke Switch 2 adalah ketergantungannya pada layar sentuh.

Nintendo merilis game ini untuk Nintendo DS dengan sistem kontrol berbasis layar sentuh. Pemain menggunakan sentuhan untuk mengendalikan Link, menyerang musuh, berinteraksi dengan lingkungan, dan menyelesaikan teka-teki.

Selain itu, karakter pendukung dalam game ini juga berfungsi sebagai penunjuk kursor.

Meskipun Nintendo memiliki opsi untuk memodifikasi kontrolnya melalui mode handheld atau memanfaatkan fitur mouse pada Joy-Con, proses desain ulang kontrol agar nyaman di konsol modern akan sangat menantang.

Pertanyaan besarnya adalah, apakah Nintendo akan mempertahankan kontrol layar sentuh sepenuhnya atau beralih ke mekanisme kontrol konvensional?

2. The Legend of Zelda: Twilight Princess – Kegelapan yang Dirindukan

The Legend of Zelda: Twilight Princess
The Legend of Zelda: Twilight Princess

Ketiadaan The Legend of Zelda: Twilight Princess di Switch menjadi salah satu kekecewaan bagi banyak penggemar. Mengingat Nintendo telah membawa beberapa judul eksklusif Wii U ke Switch, absennya versi HD dari Twilight Princess dan The Wind Waker terasa janggal, terutama karena keduanya adalah game remaster.

Baca Juga :   Perusahaan Mainan Terbesar dan Terlaris di Dunia

Twilight Princess menghadirkan nuansa yang lebih gelap dan serius dibandingkan The Wind Waker. Setelah melewati bagian awal permainan, pemain akan mengalami perubahan Link menjadi Wolf Link. Pemain kemudian menjelajahi dunia Twilight yang kelam dengan cerita yang lebih mendalam.

Dari beberapa game dalam daftar ini, Twilight Princess juga menjadi salah satu judul yang sering dikaitkan dengan kemungkinan adaptasi untuk Switch 2.

3. The Legend of Zelda: A Link Between Worlds – Sang Seniman Dinding

The Legend of Zelda: A Link Between Worlds (nintendo UK)
The Legend of Zelda: A Link Between Worlds (nintendo UK)

Dari jajaran game 3DS, The Legend of Zelda: A Link Between Worlds menjadi kandidat kuat yang relatif mudah diadaptasi ke Switch 2. Mekanisme unik Link yang bisa berubah menjadi lukisan dan menempel di dinding membuka dimensi baru dalam eksplorasi dan teka-teki, terutama saat berpindah antara Hyrule dan dunia paralelnya, Lorule.

Berbeda dari game Zelda di era DS, A Link Between Worlds tidak begitu mengandalkan layar sentuh. Meskipun fitur 3D pada 3DS menambah pengalaman, fitur tersebut tidak krusial untuk menikmati game.

Dengan demikian, Nintendo dapat membawanya ke Switch 2 tanpa mengubah esensi gameplay-nya. Pujian yang diterima game ini saat rilis pada 2013 karena berhasil mempertahankan DNA desain game Zelda menjadikannya pilihan yang menarik.

4. The Legend of Zelda: Tri Force Heroes – Potensi Multiplayer yang Belum Optimal

The Legend of Zelda Tri Force Heroes (nintendo UK)
The Legend of Zelda Tri Force Heroes (nintendo UK)

Selanjutnya adalah The Legend of Zelda: Tri Force Heroes, sebuah judul yang mungkin kurang mendapat sorotan meskipun memiliki konsep multiplayer yang menarik.

Pemain mengendalikan Link dan bekerja sama dengan dua klon Link lainnya yang dikendalikan oleh pemain lain untuk menyelamatkan seorang putri.

Pemain harus menyelesaikan berbagai puzzle dan menghadapi musuh secara bersama-sama. Beragam kostum juga memberikan kemampuan unik yang dapat membantu pemain melewati setiap tantangan.

Baca Juga :   Apa Itu Ping dan Kenapa Gamer Harus Peduli Sama Jaringan Simetris

Sayangnya, popularitas game ini terhambat oleh dua faktor utama: nada komedinya yang mungkin kurang sesuai bagi penggemar tone serius Zelda, dan fokusnya pada multiplayer yang bertentangan dengan preferensi banyak pemain Zelda yang lebih suka petualangan solo.

5. The Legend of Zelda: Spirit Tracks – Jarak Tempuh yang Menantang

The Legend of Zelda Spirit Tracks
The Legend of Zelda Spirit Tracks (zalda wiki)

Mirip dengan Phantom Hourglass, The Legend of Zelda: Spirit Tracks dari era DS juga belum hadir di Switch 2. Dalam game ini, Link berperan sebagai masinis kereta api yang bertugas menyelamatkan Princess Zelda.

Keunikan Spirit Tracks terletak pada peran Zelda yang tidak hanya sebagai target penyelamatan, tetapi juga sebagai hantu yang membantu Link dengan merasuki objek. Namun, elemen mengendarai kereta api yang terasa panjang dan monoton menjadi salah satu kelemahannya.

Masalah kontrol layar sentuh juga membuat game ini kurang ideal untuk porting langsung ke Switch 2. Kemungkinan besar, Spirit Tracks akan lebih cocok mendapatkan versi remake yang komprehensif daripada sekadar port sederhana.

6. The Legend of Zelda: Four Swords Adventures – Kolaborasi Empat Link

The Legend of Zelda Four Swords Adventures
The Legend of Zelda Four Swords Adventures

Nintendo merilis The Legend of Zelda: Four Swords Adventures untuk GameCube sebagai game multiplayer. Pemain perlu menghubungkan Game Boy Advance ke GameCube untuk memainkannya, sehingga setup-nya cukup rumit pada masanya. Hal ini menyulitkan banyak pemain untuk merasakan game ini.

Jika diadaptasi ke Switch 2, Nintendo dapat mengatasi hambatan tersebut dengan menawarkan mode multiplayer online. Four Swords Adventures menawarkan kombinasi puzzle, pertarungan bos, dan kerja sama antara empat Link dalam satu layar.

Dengan visual yang mengingatkan pada The Legend of Zelda: A Link to the Past, game ini layak mendapatkan kesempatan kedua untuk diapresiasi di konsol modern.

Baca Juga :   Playstation Days of Play Diskon Game hingga 90 Persen

Dari keenam game Zelda klasik yang belum hadir di Nintendo Switch 2 ini, manakah yang paling Anda nantikan?