Simulator Penerbangan Terbaik – Beberapa tahun terakhir terasa seperti menyaksikan kelahiran generasi baru penggemar penerbangan virtual.
Dengan janji menggiurkan berupa rekreasi dunia satu lawan satu dalam skala penuh, Microsoft Flight Simulator tahun 2020 telah mengubah banyak penerbang amatir.
Yang awalnya hanya sekadar tertarik menerbangkan pesawat di atas lapangan sepak bola SMA mereka menjadi penggemar sejati simulator penerbangan.
Sim Penerbangan Terbaik di PC
Daftar simulator penerbangan terbaik ini didedikasikan untuk beragam pengalaman yang bisa Anda dapatkan.
Seperti di kokpit imajiner, seperti adu anjing alih-alih terbang antar bandara. Atau adu anjing, tetapi di luar angkasa. Atau mengemudikan helikopter.
Ada beberapa game penerbangan hebat di luar sana, mainkanlah agar Anda tidak sedih dan kesepian.
1. Microsoft Flight Simulator

Ini adalah game pertama yang harus dicoba oleh siapa pun, bahkan yang hanya tertarik menerbangkan pesawat, saat ini.
Flight Sim 2020 terasa seperti melewatkan satu generasi dan memberi kita gambaran sekilas tentang masa depan.
Dimana mereka dibangun dari kecerdasan buatan berbasis cloud dan, oh, hanya data peta seluruh dunia.
Azure AI dan Bing Maps berpadu menciptakan peta dunia yang bahkan mereka yang sama sekali tidak yakin dengan prosedur mematikan mesin Cessna pun tertarik untuk menjelajahinya.
Peta ini kaya dan indah, meskipun tidak sepenuhnya sempurna, tetapi kekurangannya, seperti rumah tunggal 600 lantai di Melbourne, Australia, justru menambah sensasi penjelajahan.
Model penerbangannya memang memuaskan bagi mereka yang menggunakan pad, tetapi akan terasa lebih imersif jika Anda menambahkan periferal khusus.
2. Elite Dangerous
Frontier Developments pasti tertawa terbahak-bahak ketika kita semua kesulitan memahami replika Bumi skala 1:1 di Flight Sim 2020.
Bagaimanapun, mereka berhasil membuat replika skala 1:1 seluruh galaksi Bima Sakti kita di Elite Dangerous, dan mereka merilisnya sebelum tahun 2014 berakhir.
Memang, Anda tidak bisa terbang di atas rumah Anda, tetapi apa yang bisa Anda lakukan terlalu beragam untuk dijelaskan secara detail.
Bisa dibilang, pertempurannya menjadi sangat intens dengan pengaturan HOTAS yang baik, dan bahkan lebih intens lagi jika Anda menggunakan VR.
Tetapi masih banyak lagi yang bisa dilakukan. Berkendara dan berdagang. Segera, bahkan keluar dari kokpit.
Ada kepuasan tersendiri hanya dengan berhasil melakukan prosedur docking atau berhasil menavigasi kegelapan tak terbatas yang menganga dan mendarat di bongkahan batu yang sebenarnya Anda inginkan.
Luas cakupannya yang luar biasa dan detail-detail kecilnya yang luar biasa, ini adalah simulasi penerbangan untuk tipe orang yang suka melihat gambaran besar.
3. The Crew 2

Bisakah game ini melatih pilot pemula untuk memahami interior kokpit pesawat? Tidak akan pernah.
Faktanya, sebagian besar The Crew 2 dihabiskan di darat, di dalam mobil, jauh dari mesin jet atau sayap pesawat.
Namun, dalam hal wisata virtual, game ini setara dengan Flight Simulator 2020. Versi Amerika yang ringkas di The Crew 2 sungguh luar biasa untuk dijelajahi melalui udara, terutama dengan beberapa teman dalam mode co-op.
Nikmati pemandangannya, lakukan beberapa putaran, balapan ke berbagai tempat terkenal, dan ketika bosan, berubah menjadi mobil atau kapal hanya dengan menekan tombol.
Unik, tidak sempurna, dan tetap menjadi daya tarik yang patut dibanggakan.
4. X-Plane 11
Ini akan menjadi denominasi yang kontroversial untuk sementara waktu. Namun, mengingat perilisan kedua simulator saat ini, X-Plane-11 lebih detail daripada Flight Simulator 2020.
ATC, khususnya, memiliki model kerja lengkap yang telah digunakan oleh banyak profesional sebagai alat bantu pelatihan.
Tentu saja, X-Plane 11 memiliki keunggulan berupa basis data modding yang luas dan komunitas yang antusias.
Jadi, kita lihat saja ke mana arah perdebatan ini karena Flight Simulator 2020 memiliki konten buatan penggunanya sendiri.
Tetapi jika Anda siap mengorbankan keindahan demi detail dan opsi tambahan, inilah pilihannya.
5. Ace Combat 7: Skies Unknown

Ini sangat berbeda dari X Plane 11. Ace Combat memang gila, dan ya, Anda dapat mengendalikan pesawatnya dengan satu tangan sambil memasak makan malam dengan tangan lainnya dan menerima panggilan telepon melalui speakerphone.
Untuk mulai mencoba memahami plotnya saja sama saja dengan menatap kegilaan itu sendiri. Tetapi kesederhanaan dan eksentrisitas bukanlah hal yang buruk.
Ia punya mata yang tajam untuk pertunjukan, mulai dari pesawat eksperimental absurd yang memuntahkan drone ke arah Anda.
Hingga bangunan runtuh yang tepat waktu, seolah-olah mereka menunggu isyarat Michael Bay saat Anda terbang melewatinya.
Keindahan ini membuat setiap misi berkesan dan menantang. (Fahma Ardiana)


