Permainan Seru Sambil Berbaring – Mungkin minggu ini melelahkan di tempat kerja, atau Anda terbangun setiap dua jam sekali karena bayi Anda sedang tumbuh gigi.
Atau mungkin Anda merasa lelah sejak menjadi orang tua? Kami mengerti. Jadi, apa saja cara cerdas dan efektif untuk bermain bersama anak sambil berbaring di lantai atau sofa?
Permainan Seru Sambil Berbaring untuk Dimainkan Bersama Anak
Lihat aktivitas favorit kami untuk orang tua pemalas agar anak-anak Anda bisa berinteraksi dengan mereka saat Anda malas bangun.
1. “What’s on my butt?”

Duduklah dengan nyaman di sofa, telungkup. Anak-anak Anda bergantian mencari barang-barang di sekitar rumah dan meletakkannya di pantat Anda.
Anda bertanya, “Ada apa di pantatku?” (silakan tambahkan suara-suara lucu di sini) lalu mencoba menebaknya. Lucu sekali.
2. “Sound Safari”
Tunjukkan kepada anak usia sekolah Anda cara menggunakan perekam digital di ponsel Anda, lalu minta mereka berkeliling rumah atau halaman sambil merekam 10 suara berbeda.
Tekankan bahwa mereka harus meluangkan waktu dan mencoba membuat Anda bingung. (Variasi: jepretan kamera yang sangat dekat.)
Lalu minta mereka kembali ke bilik suara, alias sofa, dan Anda mencoba mencari tahu suara apa itu. Tips pro: Agar ponsel Anda tidak masuk ke toilet, larang suara “siram”.
3. “Watch Clouds”
Tidak, tidak ada awan di langit-langit ruang tamu, tetapi ini adalah permainan imajinasi. Berbaringlah bersama anak Anda dan bisikkan, “Wow, lihat awan yang indah.”
Anda dapat bergiliran menunjukkan apa yang Anda “lihat” dan tak lama kemudian, anak-anak kreatif akan menemukan gajah dan seluncuran air.
4. “Stargazing”

Siapkan satu atau dua saringan dapur, senter yang layak, dan beberapa dari ribuan mainan kecil di rumah Anda.
Dinosaurus dan kuda memang bagus. Berbaringlah di ruangan gelap dan sorotkan senter melalui saringan ke langit-langit.
Malam berbintang seketika! Anda juga bisa menyorotkan senter di belakang mainan untuk memproyeksikan bayangan ke langit-langit dan dinding.
5. “Don’t Wake the Giant”
Karena Anda sudah mengeluarkan mainan plastik kecil itu…berbaringlah dan minta anak-anak Anda untuk menyusun mainan di punggung atau perut Anda.
Ajak mereka untuk berimajinasi membuat pemandangan seperti desa, sabana Afrika, atau tempat parkir.
Tapi tunggu, mereka benar-benar menyusun semuanya di atas raksasa yang sedang tidur! Regangkan badan, garuk, goyangkan, atau bahkan berdiri.
6. “Art session”
Beri tahu anak Anda yang lebih besar dan artistik bahwa sudah waktunya berlatih menggambar.
Bersantailah di sofa atau tempat tidur gantung dan minta mereka memperhatikan lipatan baju dan rambut Anda yang berantakan.
Tingkatkan tingkat kesulitan dengan menambahkan buku bacaan atau masker tidur.
7. “Roll Around”

Fakta yang jarang diketahui: berguling-guling di lantai adalah cara yang bagus bagi anak prasekolah atau taman kanak-kanak Anda untuk mengasah semua jenis keterampilan perkembangan yang berkaitan dengan keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan.
Sungguh menyenangkan Anda bisa berbaring di sofa untuk melihat permainan mereka dengan jelas.
Tanyakan apakah mereka bisa berguling lurus seperti pensil (anak kecil cenderung menggerakkan bagian atas tubuh mereka terlebih dahulu, baru kemudian kaki mereka) atau berguling ke kedua arah.
Minta mereka untuk mengangkat tangan di atas kepala dan berpegangan pada boneka mainan sambil berguling (ini membutuhkan lebih banyak kekuatan dan koordinasi).
Lebih dari satu anak? Minta mereka membentuk “ban berjalan” dengan gerakan berguling yang terkoordinasi untuk memindahkan mainan dari satu anak ke anak lainnya.
8. “Operation Time”
Perkenalkan anak-anak pada permainan retro ini, dengan Anda sebagai pasiennya. Ambil penjepit dapur dan beberapa benda kecil, yang Anda susun di perut atau kaki Anda.
Berikan penjepit kepada balita atau anak prasekolah Anda dan minta mereka untuk mengambil setiap benda dengan hati-hati. Anak-anak yang lebih besar dapat menggunakan pinset. Tambahkan efek suara, tentu saja.
Bonus: menggunakan penjepit dan pinset adalah cara yang baik untuk mengembangkan otot-otot kecil di tangan mereka. Ini mendidik! (Fahma Ardiana)


