Artikel ini membahas mengenai beberapa manfaat bermain video game untuk anak-anak yang harus orang tua pahami.
Artikel ini membahas mengenai beberapa manfaat bermain video game untuk anak-anak yang harus orang tua pahami.

Manfaat Bermain Video Game untuk Anak-Anak

Diposting pada

Manfaat Bermain Video Game – Sebagai orang tua, kita cenderung lebih fokus pada potensi bahayanya daripada manfaat anak bermain video game.

Namun, game merupakan bagian normal dari masa kanak-kanak modern.

Senang mengetahui bahwa video game dapat menjadi alat yang ampuh untuk membantu anak-anak mengembangkan keterampilan hidup tertentu.

Memahami manfaatnya dapat membantu orang tua memilih game yang tepat untuk mengisi waktu luang.

Juga membantu para pendidik mencari cara untuk melengkapi pengajaran di kelas, dan membantu pengembang game menciptakan game yang mendidik.

Manfaat Bermain Video Game untuk Anak-Anak

Dibawah ini adalah penjelasan mengenai beberapa manfaat bermain video game untuk anak-anak yang harus orang tua pahami.

1. Video Game Dapat Mengajarkan Keterampilan Pemecahan Masalah

Video game dapat membantu perkembangan otak anak-anak. Selain itu, “modding”, proses di mana pemain menyesuaikan penampilan karakter mereka dan mengembangkan level permainan baru.

Juga memungkinkan ekspresi diri yang kreatif, pemahaman yang mendalam tentang aturan dan struktur permainan.

Serta cara-cara baru untuk menonjolkan kepribadian dan minat. Jadi, meskipun video game tidak berlabel “edukatif”, video game tetap dapat membantu anak-anak belajar.

Seperti membuat keputusan, menggunakan strategi, mengantisipasi konsekuensi, dan mengekspresikan kepribadian mereka.

2. Gim Video Dapat Membangkitkan Minat terhadap Sejarah dan Budaya

Konten gim video tertentu dapat mendorong anak-anak untuk membaca dan meneliti. Misalnya, gim video seperti Age of Mythology, Civilization, dan Age of Empires.

Game itu dapat memicu minat anak terhadap sejarah dunia, geografi, budaya kuno, dan hubungan internasional, terutama jika orang tua peka terhadap peluang.

Ketika anak-anak memiliki orang tua yang membantu mengubah Age of Mythology menjadi pulau keahlian.

Baca Juga :   Permainan Tradisional Paling Populer di Dunia

Juga mengaitkannya dengan buku, situs internet, museum, dan media tentang mitologi, budaya, dan geografi.

Anak-anak mempelajari beragam bahasa, konten, dan koneksi yang kompleks. Yang berfungsi sebagai persiapan untuk pembelajaran di masa depan yang sangat kompleks dan mendalam.

Terlebih lagi, gim-gim ini sering kali memungkinkan anak-anak untuk merancang dan bertukar peta atau konten khusus lainnya,.

Selain itu juga bisa membantu mereka memperoleh keterampilan kreatif dan teknis sambil bersenang-senang.

3. Video Game Dapat Membantu Anak-Anak Berteman

Berbeda dengan orang tua mereka, kebanyakan anak kecil memandang video game sebagai aktivitas sosial, bukan aktivitas yang mengisolasi.

Video game menciptakan wadah bagi anak-anak untuk berteman, bergaul, dan menyediakan waktu yang terstruktur dengan teman-teman.

Dalam penelitian kami, kelompok fokus remaja laki-laki mengatakan bahwa game sering menjadi fokus percakapan di antara teman-teman mereka.

4. Video Game Dapat Meningkatkan Kegembiraan dalam Bersaing

Merupakan hal yang normal dan sehat bagi anak-anak untuk bersaing dengan teman-teman mereka demi status dan pengakuan.

Video game adalah wadah yang aman untuk mengekspresikan dorongan kompetitif tersebut. Selain itu dapat memberi anak-anak yang tidak menyukai olahraga kesempatan untuk berprestasi.

5. Video Game Dapat Mendorong Olahraga

Para pemain (khususnya anak laki-laki) berbicara tentang mempelajari gerakan baru dari video game olahraga.

 

Lalu mereka mempraktikkannya di lapangan basket atau skateboard. Beberapa dari mereka mulai mempelajari olahraga baru setelah diperkenalkan melalui video game.

6. Video Game Dapat Memicu Kreativitas

Sebuah studi eksperimental yang diterbitkan dalam Jurnal Penelitian Kreativitas menemukan hubungan antara video game tertentu dan kreativitas.

352 peserta memainkan Minecraft dengan atau tanpa instruksi, menonton acara TV, atau bermain game balap mobil.

Baca Juga :   Cara Pemain Esports Meningkatkan Kesehatan dan Performa

 

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang memainkan Minecraft tanpa instruksi menyelesaikan tugas-tugas selanjutnya dengan kreativitas tertinggi.

Selain itu para peneliti berspekulasi bahwa hal ini mungkin terjadi karena mereka diberi kebebasan paling besar untuk berpikir sendiri saat bermain.

Itulah dia penjelasan mengenai beberapa manfaat bermain video game untuk anak-anak yang harus orang tua pahami. (Fahma Ardiana)